Jumat, 30 Desember 2011

Perayaan Akhir Tahun




Macet, Sibuk, and Dilema.. itu lah yang dirasakan segelintir orang (termasuk gw) menjelang akhir tahun. kayanya udah menjadi tradisi and perayaan masiff oleh seluruh masyarakat dunia, wajib kalinya buat nyambut tuch tahun baru.. sampe orang-orang rela macet2an berjam2, begadang semalam suntuk cuman demi ngeliat kembang api and pergantian kalender baru. Bandung, Puncak, Bali, Jogja, Ancol  menjadi korban kebrutalan orang merayakan akhir tahun.. semoga bacaan dibawah ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kita semua. khususnya kaum muslim..


Perayaan tahun baru masehi memiliki sejarah panjang. Banyak di antara orang-orang yang ikut merayakan hari itu tidak mengetahui kapan pertama kali acara tersebut diadakan dan latar belakang mengapa hari itu dirayakan. Kegiatan ini merupakan pesta warisan dari masa lalu yang dahulu dirayakan oleh orang-orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan hari yang istimewa ini untuk seorang dewa yang bernama Janus, The God of Gates, Doors, and Beeginnings. Janus adalah seorang dewa yang memiliki dua wajah, satu wajah menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang, sebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun. (G Capdeville “Les épithetes cultuels de Janus” inMélanges de l’école française de Rome (Antiquité),hal. 399-400)
Fakta ini menyimpulkan bahwa perayaan tahun baru sama sekali tidak berasal dari budaya kaum muslimin. Pesta tahun baru masehi, pertama kali dirayakan orang kafir, yang notabene masyarakat paganis Romawi.
Acara ini terus dirayakan oleh masyarakt modern dewasa ini, walaupun mereka tidak mengetahui spirit ibadah pagan adalah latar belakang diadakannya acara ini. Mereka menyemarakkan hari ini dengan berbagai macam permainan, menikmati indahnya langit dengan semarak cahaya kembang api, dsb.

Tahun Baru = Hari Raya Orang Kafir

Turut merayakan tahun baru statusnya sama dengan merayakan hari raya orang kafir. Dan ini hukumnya terlarang. Di antara alasan statement ini adalah:
Pertama, turut merayakan tahun baru sama dengan meniru kebiasaan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk meniru kebiasaan orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,
من تشبه بقوم فهو منهم
Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (Hadis shahih riwayat Abu Daud)
Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan,
من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة
“Siapa yang tinggal di negeri kafir, ikut merayakan Nairuz dan Mihrajan (hari raya orang majusi), dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati maka dia menjadi orang yang rugi pada hari kiamat.”
Kedua, mengikuti hari raya mereka termasuk bentuk loyalitas dan menampakkan rasa cinta kepada mereka. Padahal Allah melarang kita untuk menjadikan mereka sebagai kekasih (baca: memberikan loyalitas) dan menampakkan cinta kasih kepada mereka. Allah berfirman,
يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة وقد كفروا بما جاءكم من الحق …
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..” (QS. Al-Mumtahanan: 1)
Ketiga, Hari raya merupakan bagian dari agama dan doktrin keyakinan, bukan semata perkara dunia dan hiburan. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk madinah,
قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر
Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).
Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammelarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik: Idul Fitri dan Idul Adha.
Untuk itu, turut bergembira dengan perayaan orang kafir, meskipun hanya bermain-main, tanpa mengikuti ritual keagamaannya, termasuk perbuatan yang telarang, karena termasuk turut mensukseskan acara mereka.
Keempat, Allah berfirman menceritakan keadaan ‘ibadur rahman (hamba Allah yang pilihan),
و الذين لا يشهدون الزور …
Dan orang-orang yang tidak turut dalam kegiatan az-Zuur…
Sebagian ulama menafsirkan kata ‘az-Zuur’ pada ayat di atas dengan hari raya orang kafir. Artinya berlaku sebaliknya, jika ada orang yang turut melibatkan dirinya dalam hari raya orang kafir berarti dia bukan orang baik.
Artikel www.KonsultasiSyariah.com
Ada sekian banyak pendapat yang berbeda tentang hukum merayakan tahun baru masehi. Sebagian mengharamkan dan sebagian lainnya membolehkannya dengan syarat.

1. Pendapat yang Mengharamkan

Mereka yang mengharamkan perayaan malam tahun baru masehi, berhujjah dengan beberapa argumen.

a. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir

Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya.

Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke Eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa.

Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir. Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.

b. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir

Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:


Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka.

c. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat

Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam.

Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.

d. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid`ah

Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas. Tidak ada lagi yang tertinggal.

Sedangkan fenomena sebagian umat Islam yang mengadakan perayaan malam tahun baru Masehi di masjid-masijd dengan melakukan shalat malam berjamaah, tanpa alasan lain kecuali karena datangnya malam tahun baru, adalah sebuah perbuatan bid�ah yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW, para shahabat dan salafus shalih.

Maka hukumnya bid�ah bila khusus untuk even malam tahun baru digelar ibadah ritual tertentu, seperti qiyamullail, doa bersama, istighatsah, renungan malam, tafakkur alam, atau ibadah mahdhah lainnya. Karena tidak ada landasan syar�inya.

2. Pendapat yang Menghalalkan

Pendapat yang menghalalkan berangkat dari argumentasi bahwa perayaan malam tahun baru Masehi tidak selalu terkait dengan ritual agama tertentu. Semua tergantung niatnya. Kalau diniatkan untuk beribadah atau ikut-ikutan orang kafir, maka hukumnya haram. Tetapi tidak diniatkan mengikuti ritual orang kafir, maka tidak ada larangannya.

Mereka mengambil perbandingan dengan liburnya umat Islam di hari natal. Kenyataannya setiap ada tanggal merah di kalender karena natal, tahun baru, kenaikan Isa, paskah dan sejenisnya, umat Islam pun ikut-ikutan libur kerja dan sekolah. Bahkan bank-bank syariah, sekolah Islam, pesantren, departemen Agama RI dan institusi-institusi keIslaman lainnya juga ikut libur. Apakah liburnya umat Islam karena hari-hari besar kristen itu termasuk ikut merayakan hari besar mereka?

Umumnya kita akan menjawab bahwa hal itu tergantung niatnya. Kalau kita niatkan untuk merayakan, maka hukumnya haram. Tapi kalau tidak diniatkan merayakan, maka hukumnya boleh-boleh saja.

Demikian juga dengan ikutan perayaan malam tahun baru, kalau diniatkan ibadah dan ikut-ikutan tradisi bangsa kafir, maka hukumnya haram. Tapi bila tanpa niat yang demikian, tidak mengapa hukumnya.

Adapun kebiasaan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, zina dan serangkaian maksiat, tentu hukumnya haram. Namun bila yang dilakukan bukan maksiat, tentu keharamannya tidak ada. Yang haram adalah maksiatnya, bukan merayakan malam tahun barunya.

Misalnya, umat Islam memanfaatkan even malam tahun baru untuk melakukan hal-hal positif, seperti memberi makan fakir miskin, menyantuni panti asuhan, membersihkan lingkungan dan sebagainya.

Demikianlah ringkasan singkat tentang perbedaan pandangan dari beragam kalangan tentang hukum umat Islam merayakan malam tahun baru.
Walaikumsalam warahmatulahhi wabbarakatu..

Salam Gaul..

Jumat, 09 Desember 2011

Kisah Si Pensil Dan Si Penghapus (RENUNGAN)

Pensil : "Maafkan aku Penghapus..."

Penghapus : "Maafkan aku??untuk apa Pensil?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku..."

Pensil : "Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat..."

Penghapus : "Hal itu memang benar...Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru.
Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih..."



Si Penghapus adalah Orang Tua kita...
Si Pensil adalah diri kita sendiri....

Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya...
Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya...

Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu...
Orang tua akan terluka dan akan menjadi semakin kecil...
(Bertambah tua dan akhirnya meninggal).
Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri),
Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

"Hingga saat ini...

Saya masih menjadi Si Pensil...
Hal itu sangat menyakitkan diri saya...
Melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah "Kecil" dan "Kecil" seiring berjalannya waktu.

Kelak suatu hari...
Yang tertinggal hanyalah "Serutan" si penghapus
Segala kenangan yang pernah saya lalui dan miliki bersama mereka..."

Kisah ini saya dedikasikan secara khusus kepada orang tua saya dan seluruh orang tua kalian.


Rabu, 07 Desember 2011

MET MILAD Ian Dien (Mas Bro)


Muhammad Waliyan Dinnul Haq (Ian Dien) atau Mas Bro panggilan sapaan gw, Pemuda Muslim yang mempunyai KTP asal Surakarta ini merantau di Tangerang sekitar 6 tahun yang lalu bersama ayahandanya dan bermukim di sekitar wilayang Pondok Alam Permai (purati), Bercita-cita ingin menjadi penerus Iker Casillas atau Penjaga Gawang ( Kipper ) Profesional dan Menjadi Umar Bakri (Guru). Mungkin belum tersampainya menjadi Kipper Profesional tapi ia talah menjadi Guru, ya guru dari Puluhan anak-anak kecil yang masih polos dan juga salah satu Guru saya, guru yang mengajarkan gerakan sholat yang benar, guru yang mengajarkan pengetahuan tentang Islam dll. Sifatnya yang langka, mungkin sampai saat ini saya belum pernah berjumpa muslim seperti dia, jiwa teladan yang pas untuk ditiru, 
muslim yang rela tidur di daerah sekitar masjid karena takut tertingal Sholat Shubuh berjamaah dan atau takut sulitnya keluar dari MES karena pintunya gerbangnya belum terbuka oleh penjaganya yang masih lelap tertidur disaat masih Shubuh,
Muslim yang meluangkan waktu istirahatnya di tempat dia berkerja untuk pergi kemasjid dan sholat berjamaah,
Muslim yang selalu ingat sholat dan sholat tepat waktu dimana pun dan kapan pun, Muslim yang mengorbankan sebagian waktunya untuk mengajarkan pendidikan Agama ISLAM kepada puluhan tangan-tangan mungil di TPA tanpa pamrih dan yang kebayakan anak muda semuran dia dipakai untuk bermain atau hanya pendidikan duniawi saja, 
muslim yang mengorbankan malam-malam minggunya untuk siaran radio yang bertemakan Islam, dll. jiwa ini malu rasa jika sandingkan dengannya. 
Anak pertama dari 3 bersaudara ini (kalo ga salah) yang hoby berolah raga dan selalu haus akan ilmu Agama Islam, Suara yang merdu ketika mengumandangkan Ayat-Ayat Suci Al-Quran ini juga mempunyai jiwa social yang tinggi sesama muslim, meski hidup sendiri di tempat rantauannya ini dia selalu berbagi sesama, yang selalu memperhatikan wilayah sekitar yang masih belum beruntung seberuntung dirinya, tidak seperti saya yang masih buta akan hal itu, Hari ini mas bro berulang tahun yang ke 25 semoga tetap menjadi mas bro seperti sekarang, di panjangkan umurnya, di bukakan pintu-pintu rizkinya, di tebalkan ketakwaan imannya, selalu di sehatkan jiwa Jasmani dan Rohaninya, di pilihkan pendamping yang di impikannya, di berkahi keturunanya, semoga tidak pernah lupa saya dan kawan-kawan FKRM lainya jika kita tua dan hidup masing-masing ingatlah hari-hari ini.. 


Ada sedikit puisi Ngawur nee mas bro..
.................................................
Kali ini tak kuberikan permata atau emas berlian
Namun hanya sebuah kantung berisi gula-gula
Berwarna warni sebanyak jumlah usiamu..
Yang telah kau lewati selama ini temanku..

Rasakan satu persatu
Seperti kau rasakan hidupmu..
Semanis madu atau sepahit jamu..
Namun semua akan terangkum dalam satu
Sebuah kantung indah berenda ungu
Yang kuberikan untukmu!

Karena enagkaulah hadiah Allah untukku
Penuh dengan segala rasa dunia…

Kali ini kupersembahkan sekantung gula-gulaku
Karena hari ini hari lahirmu..
Adalah hadiah Allah untukku
Untuk bisa mengerti dunia
Bahwa kita tercipta tuk salaing bertemu..

Selamat ulang tahun kawanku..

Minggu, 04 Desember 2011

Hindarilah Perasaan Galau !

Perasaan galau sering melanda kehidupan manusia. Perasaan seperti ini didefinisikan orang dengan berbagai tipe. Ada yang bilang galau itu perasaan tertekan, galau itu gak ada uang dan gak’ bisa makan, galau itu lagunya Titi DJ (LOH….), galau itu pas’ diputusin pacar, galau itu pas ujian gak’ belajar dan gak tau mau nyontek ma siapa, galau itu cabang baru dari perasaan seperi sedih, marah, putus asa, cengeng, dan lainnya, dan pastinya masih banyak lagi definisi galau yang diprediksi oleh setiap individu. Bahkan ada yang lebih sadis, galau itu (katanya) bisa membunuh karakter pribadi sebab ia membuat seseorang tidak dapat berbuat apa-apa lagi dikarenakan tidak dapat berfikir jernih.

Galau merupakan suatu perasaan dimana seseorang memikirkan hal-hal secara berlebihan, kemudian bingung ketika memikirkan apa yang harus dilakukan terhadap hal tersebut dengan pikirannya sendiri, sehingga emosi menjadi tidak stabil, pikiran pusing, lalu mendadak imsomnia. Galau juga perasaan emosi labil seseorang saat ia tidak dapat menentukan pilihan, takut akan yang terjadi nanti, apakah sesuai harapan atau tidak, benar atau salah ya…???, bimbang, dan gak’ percaya diri dengan apa yang sudah dipilih untuk menjadi sebuah pilihan dan keputusan akhir yang diambil.
Penyakit ini rentan hinggap pada usia- usia muda, remaja, belia, dan bahkan yang sudah dewasa pun terkadang juga ikut merasakan sengatan galau ini. Nah, jika sudah terinfeksi, jangan dibiarkan berlama-lama mengendap dalam diri. Berikut beberapa tips yang dapat menangkis rasa galau yang disebabkan oleh banyak faktor yang gak mungkin disebut satu per satu.

1. Berhentilah untuk menyalahkan diri sendiri karena hanya akan membuat perasaan jadi semakin down. Berpikirlah kalau ini merupakan sebuah ujian dari Allah karena Allah sayang sama diri kita dan Allah mau menaikkan derajat kita di hadapan orang lain dengan ujian tersebut. Dengan begitu kita akan lebih percaya diri setelah ujian itu berhasil dilewati, karena ujian yang diberikanNya tidaklah diluar kemampuan hambaNya.

2. Hadapi dengan senyuman, berpikir positif, dan tenang dalam menyelesaikannya. Dengan begitu, perasaan akan lebh terasa relax dan sadar bahwa masalah yang dihadapi gak’ seberat yang dibayangkan.


3. Selalu aja merasa beruntung, agar bisa terus bersyukur atas semua nikmat dari Allah.


4. Lakukan kegiatan positif dan berguna, lalu nikmatilah semua itu.


5. Dengarkan lagu-lagu yang disukai.


6. Kumpul bersama teman-teman, kerabat, keluarga, lalu sharing dan curhat ke mereka. Tetapi jangan sampai salah pilih orang, karena bisa makin’ runyam ntar masalahnya. Bukannya nyelesain’ tapi malah nambah, capek deh…
7. Hadapi yang akan terjadi, bukan malah menghindari dan takut. Jangan pernah berpikir untuk lari dari masalah. Masalah yang ada bukan untuk dihindari, tetapi untuk diselesaikan. Semakin dihindari, maka ia akan makin membesar. Menghadapi tidak selalu berdampak negatif, malah kebanyakannya berdampak positif. Justru menghindar akan makin membuat pribadi kalah dan merusak diri dari segi mental.  

8. Perbanyak beribadah. Meminta pertolongan dan petunjuk kepadaNya, dan temukan kedamaian ketika telah melakukan ibadah dan meminta solusi langsung kepada Sang Maha Esa. 
Semoga tips diatas bisa membantu melepaskan perasaan galau. Jangan tambah galau ya kawan-kawan, nikmati dan hiduplah bebas, tanpa beban, dan merdeka ..
 Salam Gaul

Jumat, 18 November 2011

Semua hal tentang IBU

Beberapa hal yang dilakukan seorang Ibu itu adalah sangat penting, namun slalu diabaikan, tanpa disadarkan atau bahkan terlupakan.


1.Saat Ibu menelpon, percayalah dia slalu ingin tau hanya sedikit saja apa yang terjadi padamu. Janganlah kamu merasa risih.


2.Saat Ibu terdiam, percayalah kamu adalah orang yang slalu ingin dia dengar.


3. Saat Ibu tidak pernah membantah, percayalah kamu adalah cintanya


4.Saat Ibu berkata “Ibu baik-baik saja” percayalah ada rahasia yang tersimpan didalam hatinya, bantulah dia.

5.Saat kamu merebahkan kepala ke bahunya, percayalah dia adalah sebuah sarang hangat yang mampu menghilangkan kedinginan

6. Saat kamu terjatuh, percayalah kedua tangannya akan menyambutmu tak perduli pada badai sekalipun.

7.Saat kamu lapar, haus, percayalah orang yang pertama sibuk di dapur menyiapkan sgala sesuatu untukmu adalah Ibu


8. Saat Ibu bilang “Rindu sekali denganmu Nak” percayalah, langit pun tak akan mampu menjadi batas rindunya kepadamu.

9. Saat Ibu menasehati kamu, percayalah itu kata mutiara yang tak akan pernah didapatkan oleh orang lain selain kamu.


10. Saat Ibu memarahi kamu, percayalah semua itu untuk mendidik kamu supaya kamu bisa menjadi diri apa yang kamu inginkan.

11.`Saat Ibu memarahi kamu, percayalah semua itu untuk mendidik kamu supaya kamu bisa menjadi diri apa yang kamu inginkan.

12. Saat Ibu berkata “tidak” untuk menunaikan sesuatu permintaan dari kamu, percayalah pada ahirnya akan kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan hingga waktunya nanti.

13. Saat kamu tersungkur akan sebuah batu, percayalah Ibumu yang akan menantang musim agar bisa meraih dan memelukmu kembali

Dan biru langit tak akan mampu menjadi pembatas sebagai tingginya rasa hormat untuknya serta pada biru laut pun tak akan mampu menampung jutaan pujian yang terharuskan untuk Ibumu.

Kelak, tak ada paling rindu selain dirinya dan tak ada paling luka selain airmatanya

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
...
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
......
Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku



Senin, 14 November 2011

Bersama Kawan Liburan Gratis (thank's to YUYUN)

          Kawan sudah kita lalui sebuah liburan yang menyenangkan, mungkin sedikit lebay gw cerita dan sampai nulis di blog gw, tapi ini nantinya akan menjadi kisah klasik untuk masa depan.. dimana kelak yang nantinya kita jarang bertemu karena kesibukan masing2 dan tulisan ini gw rangkum cerita kita n merupakan saksi bisu (hahaha) dari liburan kita ,,With Yuyun, Batak, Nurhayati, Tante cinta, Om PHD and Reza it's my story chek it out!!


Intro:
         Ini untuk kali kedua  gw sama batak (Niko leo patra simatupang) liburan bersama yuyun yang sebelumnya ilham fauzi ikut serta , dikarenakan pada liburan yang ke 2 kali ini kecret (pangilan akrab gw ke ilham) sedang mencari jati diri maka liburan kali ini tanpa dia.. sebenarnya ini acara yuyun yang buat, karena dy lagi ultah ceritanya, so kami di ajak ke puncak untuk liburan bersamanya.. yuyun klo bikin acara ga banyak planing, jalan dulu baru planing di tempat tujuan.. (hahahah gw suka yang kaya gini) karena pengalaman yang sudah2 klo planing yang jauh2 hari ujung2nya kaga jadi (ini khusus liburan.  klo urusan yang laen ya kudu mateng planing n preparnya).

         Hari Jumat tepatnya tanggal 10 November 2011 jam 1.00 gw dah janjian sama yuyun buat jemput gw di Indrogrosir jati ( dia selalu on time n gw selalu ngaret) alhasil gw nyampe jam 1.30.. sehabis jemput gw kita jemput see tante ( yang sebelumnya gw kaga kenal>> ini temen SMAnya yuyun) di kampusnya daerah BSD kampus kebidanan, sehabis jemput tuch see tante girang langsung jemput sii Nurhayati di kebun jeruk, ternyata dia lebih ngaret dari pada gw jam 3 janjian jam 4 baru nonggol tuch orang.. abis ntu jemput batak dikampus n langsung cabut..

(Dijalan)
        Di Jalan macet parah , padat merayap, penuh sesak, berjubel2 mobil, sumpek dah pokonya. selama perjalannan kami ber 5 ngobrol satu sama laen di selingi canda tawa khas lawakan garing gw sama batak.
n nyampe juga puncak jam 08.40 klo waktu normal biasanya di tempuh 2 jam klo make macet bisa 4 jam mantab.. hal yang pertma kali dibahas pas udah nyampe di puncak adalah nyari tempat penginapan ( resiko tanpa prepar), hujan pun mulai turun saat kita lagi nyari penginapan.. yuyun pun menyarankan buat nyari kamar yang seram n anker sehabis itu kita maen Jalangkung disana, ide itu pun gw sama batak IYA Kan..  jadi ciri khas pas kita berkunjung di puncak ada mang2 tukang Vila yang nawarin jajakannya dipinggir jalan, kita pun langsung nyamprein tuch see calo Villa.. Hujan2pun tak jadi halangan sii mang2 Villa buat nawarin villanya demi anak-istri dirumah, kita pun diantar ke salah satu villa tawaranya.. masuk ke jalan2 sempit dan gelap pas nyampai disana semua penghuni mobil langsung menolak bukan karena seram melainkan takut di rampok,dimaling, di todong dan yang paling parah takut minta foto bareng ( klo gw sich sebedo amat toch yang gw bawa cuman anduk sama kolor doang hahaha).. kami pun pergi meninggalkan sii mang2 tukang villa dengan meminta maaf dan memberikan upah antar dan  akhirnya dapet recomendasi dari see batak untuk menginap dihotel yang dulu pernah ditempatin dia.. Hotel Bukit Indah yang akhirnya jadi tempat singgah kami untuk 2 hari kedepan.. bokingpun sudah selesai dan kami ber 5 masuk di kamar 213.

 (Kamar 213-111)
Udara diluar lembab selembab ketek gw yang dari siang belum mandi ditambah bulu ketek yang lupa di cukur menambah aroma semerbak ketika gw melambaikan tangan so gw putusin untuk mandi di ikuti yang laen secara bergilir.. ketek gw yang tadinya kaya hutan gambut sekarang sudah seperti taman mawar yang liar (hhmmmm  wangi).. perut keroncongan memaksa kita keluar buat nyari makan, kita pun langsung ke tempat dimana ada PSK disana,, eits PSK disni bukan Pekerja Seks Komersial tapi Pedagang Sate Kiloan.



Setelah menyelesaikan kewajiban sebagai mahluk hidup yaitu mengisi perut penuh sepenuh2nya sudah kami laksanakan kemudian kitapun langsung pergi balik ke hotel lagi dan mencicipi fasilitas hotel yaitu biliard and ping-pong, setelah puas dan cape sehabis maen biliard dan ping-pong dengan aturan permaenan sendiri kita pun duduk2 disamping kolam renang dan cowo sii tantepun dateng yaitu om PHD.. kenapa namanya om PHD karena cowo itu umurnya lebih tua dari pada kita dan pakaiannya yang nyentrik, ( Topi dan Kemeja Warna Merah, Celana bahan hitam, Sepatu Pantopel) mirip Mas2 PHD ( Pizza Hut Delivery).. hahaha
kita pun berbincang2 sembari maen kartu gaple sampai larut malam di gajebo hotel.. sekitra jam 2.30 Reza (cowonya Nur) dateng.. tapi ga seperti om PHD yang langsung gabung tapi sii Reza langsung masuk ke kamar bersama nur n tante,, mungkin dia udah kedinginan atau mau minta kehangatan.. hahaha ( I don't Now and I don't care)

Udah dulu dech ceritanya gw mau belajar cz ntar sore ujian bahasa inggris..
.........................................................................................................................................

I'm back again..  udah selese ujian bahasa inggris meskipun gw mix bahasa inggris (britist) sama Bahasa jawa kuno (Hono Coroko Doto Sowolo) gw yakin hasilnya akan sangat mengecewakan.. asem T_T mana pas routine activities gw ngarang tanpa gramer,, persetan dengan gramer orang bule aja gramernya berantakan, mungkin yang tadinya gw maksudnya kegiatan rutin pada awalnya, mungkin jadi cerita dari negri antahbrantah setelah gw ngarang make bahasa inggris.. Ya Allah 


Kembali Ke benang merah setelah Reza kekamar tak lama kita pun menyusul karena udara yang dingin dan kitapun emang udah ngantuk, Om PHD yang lebih tua umurnya 13 tahun dari saya lebih memilih duduk sendiri diluar dan tidak mau masuk, mungkin obrolan kita udah ga nyambung lagi dengan dia yang biasanya klo udah umur segitu bicaranya soal karir dan karir.. diliat dari banyaknya telepon yang masuk ke HP-nya om PHD mungkin dia orang sibuk, tapi pas kita tanya pekerjaannya dia malah sembarang jawab klo ia adalah penjual tempe.. mungkin benar kata yuyun klo ini orang emang kerja di PHD dan telepon yang masuk adalah telepon dari costumer yang udah kelaparan.. yang istimewa dari om PHD adalah dia rela dari Bandung ke Bogor naek motor dalam keadaan ujan n malam pula.. (ga kebayang gw) demi seorang cewe..  klo sekali mah kaga papa.. ini dalam 2 hari kita menginap ntu om2 PHD udah 3 kali bolak-balik Bandung-Bogor-Bandung-Bogor-Bandung -Bogor-Bandung..( klo gw sich ogah cz gw bukan pengemis cinta) itulah klo cinta buta jarak segitu dianggap deket, gw sempet kepikiran apa tuch om PHD titisan Doraemon yang punya pintu kemana aja.. tapi kayanya ga mungkin.. dan akhirnya dia memilih duduk di teras bersama tante.. dan kitapun ber5 tertidur di iringi obrolan tante dan om PHD di pagi buta.. Lagu stand Up - Purpose di hp gw bunyi menandakan alarm tapi sialnya itu alarm yang kesekian kali yang dari tadi kaga terdengar sama gw.. " Sial gw Kesiangan Sholat!!!" jam udah ngarah angka 09.00 WIB tapi kata mama klo kesiangan ga disengaja sholat aja urusan terima ga diterima amal kita itu urusan Allah.. 

seperti biasa sarapan gw dipagi hari yaitu iseng.. gw banguniin penghuni kamar yang masi pada mimpi dan gw yakin masi ngantuk berat,, pokonya sampai belum bangun gw bakal terus ngejailin, dengan teriak2 "WOI BANGUN, AYO KITA UPACARA!!!"  akhirnya semuanya bangun, "dapet 2 kupon nich dari hotel, siapa yang mau sarapan" kata yuyun.. gw sama batak tanpa pencet tombol langsung jawab " gw aja yun ber 2!!!".. "tapi klo bisa lu ambil yang banyak yach terus lu bawa kekamar buat makan ramean,, ok??" kata yuyun lagi.. "oke dech".. kita ber2 pun makan.. saking asiknya makan kita lupa amanah dari yuyun klo kesana ambil yang banyak terus bawa ke kamar.. makan yang udah kemakan udah setengah piring alhasil makanan yang udah kita makan di jadiin satu disusun rapi dan dibawa kekamar dengan muka polos dan lugu.. " nee coy makannya, tinggal sepiring cz udah kesiangan jadinya ke abisan" kata gw.. merekapun percaya dan memakan makanan yang kita udah kombinasiin (punya gw n batak) hahaha... abis makan yuyun ngajak gw sama batak ke Gajebo.. kita pun mulai kesurupan setan boy band dan mengabadikannya dalam sebuah foto.. nee dia muka orang yang kesurupan arwah penasaran Boys Band.



keren bukan ( Bagi para wanita hamil dan menyusui jangan lihat lama2 karena kadar kemanisan kami melebihi pemanis buatan, bagi para wanita labil jangan terlalu lama memikirkan kami karena kami tidak bertangung jawab apabila anda terjangkit migran).. yaitu 3 KOMODO nama boy band kami, yang nantinya akan melet2 dilayar TV sambil lips sing dengan lagunya ayu ting-ting dan akan menjadi rival berat 7 icon, Cherybelle, 3 macan dan 2 Maia..
habis ngobrol2 ringan di Gajebo kita langsung ke tempat billiard lagi. tapi bukan untuk maen billiard tapi hanya untuk foto-foto mumpung umur masi muda dan muka masi seger, mungkin klo Titi Puspa ngeliat kita bertiga gw yakin dia bakalan galau, mau milih yang mana, dan kita ga berharap dia ngeliat kita.. 



gaya diatas jangan ditiru karena senyum kami merupakan kolaborasi antara komodo dan anjing laut.. 
Gaya yuyun yang selalu cool yang tak bisa kami tiru menimbulkan Banyak orang awam klo meliahat foto diatas langsung berkomentar itu foto Yuyun (yang tengah)  bersama karyawannya ( yang kiri tukang kebun dan yang kanan Sopir) tapi itu salah besar.. sesungguhnya kita bertiga kembar identik bahkan sewaktu bayi kita kembar dempet.. (masa).. HAHAHAHA
Hufftt jadi foto model itu melelehkan juga, akibat kelelahan kita pun kelaparan, tanpa komando dan kami langsung berinisiatif ke KFC, setelah menunaikan hajad kelaparan kami, kamipun ga segan2 foto-foto lagi (emang dasarnya narsis) tapi kali ini kita foto dengan penghuni kamar yang laen.. dan beginilah foto orang2 kekenyangan :
kenyangpun sudah terwujud.. dari pada bengong dan mikirin yang jorok-jorok gw ngambil usul kita pergi nonton SEAGAMES 2011. kebetulan seagames kali ini dari cabang Paralayang.. pas sudah sampai disana tepatnya dipuncak pas Bogor, tapi gw sempet heran kenapa ga terdengar teriakan2 "INDONESIA!!!.. INDONESIA!!" dari masyarakat sekitar yang lagi nonton..?? apa cabang olahraga ini ga dapet simpatik masyarakat..??/ apa olahraga ini dipandang sebelah mata..?? ternyata dugaan gw salah besar..ternyata teriakan2 tersebut sudah diteriakan sebelum kami datang "Asem..!! gw telat dateng" ternyata acaranya udah bubar 30 menit yang lalu.. "sike".."kampret".."kodok buduk" gumam gw dalam hati melampiaskan kekesalan.. dari pada gw GAMBUS ( GAlau MenemBUs Sukma) kita pun dengan muka so imut langsung foto-foto.. beginilah contohnya muka2 so di imut-imutin..



yang naik paralayang diatas bukan termasuk dari kami bertiga, so jangan bikin gosip yach.. (P.D)..
setelah kita nonton sisa-sisa seagames kita pun langsung pulang ke hotel dan hujan pun turun.. mulut udah bau jempol kaki dan jempol kaki udah jadi bau mulut gw pun langsung mandi di ikuti peserta mandi laennya. sehabis mandi biasanya gw jadi sedikit lebih ganteng, dari pada ke gantengan kita kemakan oleh zaman dan rayap maka ga ada salahnya gw foto2 dengan personil boy band 3 KOMODO..


setelah hampir seperempat abad baru gw sadar kalo gw ga ganteng-ganteng amat.. (menyesal bercermin)..
next.. gw pun ngajak batak untuk berenang.. masih ujan gerimis dan dingin yang kira-kira 17 derajat klo diremot AC kita berdua pun nekat.. Relawan pertama yang nyoba suhu air kolam renang adalah batak siluman kodok.. pas nyebur ekspresinya menandakan kejujuran so gw batalin niat goblok gw buat berenang jam 10 malem di puncak cz ekspresi batak menandakan klo tuch siluman lagi kedinginan.. ujan gede-pun turun dan sesekali petir-petir caper ke kita, gw pun yang masih dalam keadaan waras memilih untuk pulang kekamar cz gw kira cuman ikan aja yang berenang jam 10 malem, + ujan + petir + dingin tapi batak si siluman kodok dengan bekal ilmu putih dari banten ,sedikit jaim  terus berenang seakan dia tau klo petir yang caper itu ga bakal nyamperin dia.. pas gw udah nyampe kekamar terdengar suara ledakan besar, di iringi lampu hotel yang mati mendadak dan suara alarm mobil, ternyata suara ledakan itu suara petir, ga lama batak dengan muka pucat pasi dan dengan terus-terusan memanggil nama ibunya datang.. warga kamar 203 pun tertawa, hahaha cape tertawa gw pun tertidur dan berharap muka batak ga nonggol di mimpi gw.

Last Night 12 o'clock PM
gw lagi mimpi jalan sama arumi bachsin di danau cipondoh tiba-tiba sirna begitu aja.. ternyata gw dibangunin buat ngerayain ulang tahun yuyun, semua udah pada siap mau tiup lilin cuman gw doang yang benggong cz masi ga nyangka arumi gw ilang begitu aja.. tiup lilin pun dimulai dan berharap pas yuyun tiup tuch lilin *ting* semuanya pada ilang dan gw bisa ngelanjutin tidur lagi and ketemu sama arumi.. owh so sweet.. 

photo-photo lagi ga bisa dihindarkan dan akhirnya.."+_+ kamar pun berantakan total cz sehabis photo ini kue2 bertaburan ke mana2.. teriakan2 tante dan nur sontak membuat penghuni kamar laen laen pun bangun dan dateng ke kamar kami, Nur pun kena tegur atas tindakan liarnya tersebut bersama kekaksih dan juga tante.. dan malam ini malam terakhir kita liburan di puncak kali iiini.. moga kita bisa liburan kaya gini lagi bersama teman2 yang laen juga.. 


dah dech ceritanya cape juga ngetik.. ini aja ngelarinnya mpe 3 hari.. thank's all.. Happy Birdday yuyun.. 

Kamis, 10 November 2011

Ketika Sholat Sunah Fajar Lebih Mahal daripada Dunia & Isinya

Seorang pengusaha nan shalih bernama Kajiman –bukan nama asli-, malam itu sedang menginap di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Simpang Lima Semarang. Usai melakukan qiyamul-lail ia bergegas ke luar hotel untuk mencari masjid terdekat dan shalat Shubuh berjamaah di sana. Waktu di jam tangan Kajiman menunjukkan bahwa waktu adzan Shubuh kira-kira setengah jam ke depan.

Begitu keluar dari lobby hotel, Kajiman pun memanggil seorang tukang becak yang sedang mangkal lalu ia naik ke atas becak.

"Mau diantar kemana, Pak?" tanya tukang becak bernama Ibnu. Begitu ditanya, Kajiman menjawab, "Antar saya keliling kota Semarang saja, Pak!" Ia menjawab sedemikian karena ia tahu bahwa waktu Shubuh masih jauh tersisa.

Maka Ibnu sang tukang becak mengantarkan Kajiman berkeliling Simpang Lima sebagai pusat kota Semarang.

Kira-kira belasan menit sudah Ibnu mengayuhkan pedal becak mengantarkan Kajiman yang hendak melihat panorama kota Semarang saat pagi menjelang. Beberapa jalan sudah mereka susuri berdua. Lalu sayup-sayup terdengar suara tarhim dari sebuah corong menara masjid di sana.

"Ya Arhamar Rahimiin, Irhamnaa.... Ya Arhamar Rahimiin, Irhamnaa....!"
Suara tarhim itu mengisyaratkan kepada warga kota Semarang bahwa waktu shubuh sebentar lagi akan menjelang.

Sejurus itu Ibnu berkata santun kepada penumpangnya, "Mohon maaf ya pak, boleh tidak bapak saya pindahkan ke becak lain??" Kajiman membalas, "Memangnya bapak mau kemana?" "Mohon maaf pak, saya mau pergi ke masjid!" jawab Ibnu.

Terus terang Kajiman kagum atas jawaban Ibnu sang tukang becak, namun ia ingin mencari alasan mengapa Ibnu sedemikian hebat kemauannya hingga ingin pergi ke masjid. "Kenapa harus pergi ke masjid pak Ibnu?" tanya Kajiman. Ibnu dengan polos menjawab, "Saya sudah lama bertekad untuk mengumandangkan adzan di masjid agar orang-orang bangun dan melaksanakan shalat Shubuh. Sayang khan Pak kalau kita tidak shalat Shubuh" jelas Ibnu singkat.

Jawaban ini semakin membuat Kajiman bertambah kagum atas ketaatan Ibnu. Namun Kajiman belum puas sehingga ia melontarkan pertanyaan yang menggoyah keimanan Ibnu. "Pak, bagaimana kalau pak Ibnu tidak usah ke masjid tapi pak Ibnu temani saya keliling kota dan saya akan membayar Rp 500 ribu sebagai imbalannya!"

Dengan santun Ibnu membalas tawaran itu, "Mohon maaf pak, bukannya menolak.... namun guru saya pernah mengajarkan bahwa shalat sunnah Fajar itu lebih mahal daripada dunia beserta isinya!"

Deggg....! dinding hati Kajiman bergemuruh mendapati jawaban hebat dari seorang pengayuh becak seperti Ibnu. Ia begitu takjub atas ketaatan Ibnu kepada Tuhannya. Amat jarang menurut Kajiman manusia sekarang yang memiliki prinsip hidup seperti Ibnu.
Bahkan Kajiman pun memberikan tawaran dua kali lipat dari semula, tetap saja Ibnu menolaknya. Kekaguman pun membawa Kajiman menyadari bahwa ada pelajaran besar yang sedang ia dapati dari seorang guru kehidupan bernama Ibnu pagi itu.

"Dua rakaat Fajar (qabliyah Shubuh) lebih baik daripada dunia beserta isinya." (Muhammad Saw)

Ibnu dan Kajiman pun tiba di salah satu masjid, rumah Allah. Lampu-lampu masjid belum menyala. Mereka berdualah orang-orang pertama yang membuka gerbang dan pintu masjid. Ibnu menyalakan lampu-lampu dan ia pun mengumandangkan adzan saat waktu Shubuh tiba.
Dalam alunan suara merdu Ibnu mengumandangkan adzan, hati Kajiman semakin hebat berguncang. Dia berkata kepada Tuhannya, "Ya Allah, betapa ummat dan bangsa ini amat membutuhkan manusia-manusia hebat seperti Ibnu... Rezekikan kepada kami para pemimpin bangsa dan hamba-hamba yang senantiasa kuat beriman dan selalu merasa takut kepada-Mu.... sehingga tiada lagi yang kami cari untuk hidup di dunia ini selain keridhaan dan surga-Mu."

Shalat Shubuh pun didirikan di masjid tersebut, termasuk dalam shaf barisan hamba Allah pagi itu adalah Kajiman dan Ibnu.

Kajiman begitu mensyukuri pelajaran berharga yang Allah berikan untuknya di pagi itu. Usai shalat, Kajiman masih melanjutkan ibadahnya dengan dzikir dan bermunajat kepada Tuhannya Yang Maha Pemurah. Namun lagi-lagi terbayang di benaknya sosok hebat Ibnu sang Tukang Becak. Entah mengapa dirasakan oleh Kajiman bahwa Allah menginginkan dirinya membantu Ibnu untuk hadir ke Baitullah berhaji di tahun ini. Doa di pagi itu sungguh membuat Kajiman terasa amat dekat dengan Tuhannya. Hingga badannya berguncang dan air mata pun mengalir deras di pipinya. Tak kuasa ia membendung gelombang arus rahmat dari Tuhannya.

Usai puas berdoa, Kajiman pun menurunkan kedua tangannya yang tadi terangkat. Terdengar oleh telinganya sapaan lembut pak Ibnu yang berkata, "Mari pak kita teruskan perjalanan keliling kota Semarang....!"

Kajiman lalu menoleh ke arah sumber suara. Ia berdiri dan menghampiri tubuh Ibnu. Ia gamit tangan Ibnu untuk berjabat lalu memeluk tubuhnya dengan erat. Sementara Ibnu belum mengerti apa maksud perbuatan yang dilakukan Kajiman.

Dalam pelukan itu Kajiman membisikkan kalimat ke telinga Ibnu, "Mohon pak Ibnu tidak menolak tawaran saya kali ini. Dalam doa munajat kepada Allah tadi saya sudah bernazar untuk memberangkatkan pak Ibnu berhaji tahun ini ke Baitullah...., Mohon bapak jangan menolak tawaran saya ini. Mohon jangan ditolak!!!"

Subhanallah.... bagai kilat dan guntur yang menyambar menggoncang bumi. Betapa hati Ibnu teramat kaget mendengar penuturan Kajiman yang baru saja dikenalnya. Kini Ibnu pun mengeratkan pelukan ke tubuh Kajiman dan ia berkata, "Subhanallah walhamdulillah.... terima kasih ya Allah.... terima kasih pak Kajiman.....!"

Untuk kali ini, Ibnu tiada menolak tawaran Kajiman!

Labbaikallahumma Labbaik..... Labbaika Laa Syarika Laka Labbaik
Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah... Aku penuhi panggilan-Mu

Haji adalah memenuhi panggilan Allah Swt sekali seumur hidup. Bagaimana mungkin seorang manusia memenuhi panggilan Allah yang agung ini, bila dalam sehari Allah Swt memanggilnya hingga lima kali, namun ia tiada mengindahkan.
Ibnu sungguh pantas mendapat hadiah penghargaan dari Allah Swt.

Ucapan terima kasih khusus untuk ayahanda Kajiman atas kisah yang luar biasa ini! Wallahu 'alam (jamaahmasjid.blogspot.com)